Sosialisasi Perpajakan dan Pengelolaan Sampah di Kota Bandung, PHRI Jabar Bersinergi dengan Pemerintah untuk Peningkatan PADÂ
Sosialisasi Perpajakan dan Pengelolaan Sampah di Kota Bandung, PHRI Jabar Bersinergi dengan Pemerintah untuk Peningkatan PAD
Bandung, 18 Juli 2023 - Pada hari Selasa, Kota Bandung menjadi pusat perhatian dalam kegiatan sosialisasi perpajakan dan pengelolaan sampah. Dihadiri oleh beberapa Pejabat terkait, yaitu Ketua BPD PHRI Jawa Barat, Herman Muchtar, Kepala Dinas DISBUDPAR Kota Bandung, Kepala Dinas DLH Kota Bandung serta BAPENDA Kota Bandung bersama jajarannya.
Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui kewajiban pajak di sektor pariwisata serta mengoptimalkan pengelolaan sampah yang lebih terarah, menguntungkan bagi Perusahaan dengan penghematan beban biaya hingga 70 % dan membantu Program Pemerintah Kota Bandung
Acara ini juga dihadiri oleh tokoh pariwisata Kadisbudpar, Bpk Arief Syaifudin, Bapenda Kota Bandung bapak Charles (Kasubid Pajak Hotel dan Restoran), bu Okky Kasubid Pajak Hiburan dan Parkir) dan pihak Cartenz (Alat Pencatat Transaksi), dan dari Dinas Lingkungan Hidup Bapak Dudi Prayudi & Bapak Dedy Dharmawan selaku Penyuluh Lingkungan Hidup
Pada kesempatan tersebut, Ketua PHRI Jabar, Herman Muchtar, menggarisbawahi pentingnya kerjasama dengan Polda Jawa Barat dalam hal keamanan dan ketertiban bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat.
Kadisbudpar Bandung, Bapak Arief Syaifudin, juga memberikan beberapa informasi penting terkait agenda pariwisata di kota. Rencananya, pada tanggal 29 Juli akan ada Festival Asia Afrika, dan pada bulan Agustus akan diresmikan kereta cepat yang diharapkan akan mendukung pariwisata di Jawa Barat khususnya Kota Bandung. Selain itu, pada bulan Oktober mulai beroperasinya Tol Cisumdawu dan Bandara Kertajati akan menjadi momen penting bagi perkembangan sektor pariwisata di Jawa Barat.
Dalam sesi pengelolaan sampah, DLH Kota Bandung menyampaikan rencananya untuk mengubah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi Tempat Pengelolaan Sampah (TPS), dimana sampah akan dipilah dan diolah dari sumber. Hal ini dianggap penting bagi kawasan berpengelola seperti hotel dan restoran, di mana mereka diharapkan turut berkontribusi dalam mengurangi sampah di Kota Bandung. Dedy Dharmawan, dari DLH, juga memberikan kontak untuk kolaborasi dengan PHRI dalam pengolahan sampah di sumbernya.

Pada sisi perpajakan, tentang timbulnya tagihan pajak tahun - tahun sebelumnya serta pemasangan stiker dapat dikomunikasikan agar semua permasalahan dapat diatasi dengan baik.
Pihak BAPENDA Kota Bandung menyampaikan informasi mengenai pemasangan alat penghitung pajak hingga rencana perubahan tarif pajak parkir. Mereka juga menegaskan pentingnya komunikasi dengan PHRI untuk memudahkan proses pemungutan pajak dari anggota PHRI.
Dalam kesimpulan acara, PHRI Jabar menggarisbawahi pentingnya sosialisasi intensif bagi wajib pajak serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan asosiasi pariwisata dalam mendukung pembangunan pariwisata di Kota Bandung.
Dalam pesannya, Ketua BPD PHRI Jawa Barat juga menegaskan komitmennya untuk mendisiplinkan anggotanya dalam kewajiban membayar pajak serta berkomitmen untuk saling mengingatkan dan membantu pemungutan pajak yang tepat.
Kedepannya PHRI bersama BAPENDA dan DLH Kota Bandung akan bersama sama menjadwalkan Sosialisasi tentang Pajak dan Pengelolaan Sampah kepada Anggota (Hotel dan Restoran) di Kota Bandung secara bergelombang. Harapannya, dengan kerjasama yang baik, Kota Bandung akan semakin maju dalam sektor pariwisata dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
