PHRI Meminta Pemprov Jawa Barat Lebih Serius Bangkitkan Sektor Pariwisata
TURISIAN.com – PHRI meminta pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat lebih serius dalam membangkitkan sektor pariwisata.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat juga mengeluhkan okupansi hotel masih rendah pascapandemi Covid-19.
“Hal ini karena kami merasakan tidak maksimalnya promosi pariwisata yang dilakukan Pemprov Jabar,” kata Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar kepada wartawan usai menggelar Dialog Pariwisata, Jumat 19 Mei 2023 di Grand Tebu Hotel di Jalan L.L.RE Martadinata (Jalan Riau) Kota Bandung.
Sampai saat ini, lanjut Herman—yang juga Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat, upaya pihaknya membangkitkan pariwisata masih terbentur dengan tidak maksimalnya promosi.
Khususnya,dalam menarik wisatawan nusantara hingga mancanegara. Pemerintah dinilai tak serius mempromosikan pariwisata di Jabar dalam upaya bangkit pascapandemi Covid-19.
Lebih Tertarik ke Jawa Tengah
Bahkan, saat ini wisatawan lebih tertarik mengunjungi destinasi wisata di Jawa Tengah dan sekitarnya.
“Kami gak merasakan adanya promosi. Orang (wisatawan) sudah lari ke Jakarta ke Jateng, Yogjakarta, Bali. Jabar cuma dilewati. Makanya kami minta untuk sama-sama promosi,” ujarnya.
Kritikan Herman juga disampailkan terkait penyelenggaraan event yang dilakukan oleh kabupaten/kota di Jabar. Event-event tersebut dinilai tidak mampu mengundang wisatawan masuk ke Jawa Barat.
“Yang sering terlihat dan terjadi, event-event itu hanya untuk konsumsi warga lokal saja. Jadi, tidak ada pergerakan wisatawan dari luar ya,” tandasnya.
“Mana ada event didatangi orang dari luar, misal di Bandung, hanya lokal. Pariwisata itu enggak hanya mengundang keramaian. Tapi bagaimana bisa menarik wisatawan luar Jabar bisahadir,” sambung Herman.
Terkait okupansi hotel, Herman menjelaskan, belakangan justru tingginya tingkat hunian kamar hotel terjadi di Cirebon, disusul Bogor, Kota Bandung, Garut dan Pangandaran.
“Untuk Pangandaran sebetulnya termasuk rendah.Tinggi hanya ketika liburan, kalau hari biasa enggak. Ini PR kita semua. Makanya bikin program yang nyambung dengan kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Dalam Dialog Pariwisata dengan tema “Bangkitkan Kembali Pariwisata Jawa Barat” itu hadir beberapa unsur pimpinan asosiasi.
Seperti Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Cucu Sutara, Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Jawa Barat, Budijanto Ardiansjah.
Hadir juga Ketua PHRI Kabupaten Garut Deden Rachim—yang sukses menyelenggarakan event pemecahan rekor MURI 210 Domba Guling beberapa waktu lalu.
Kemudian juga dari unsur pemerintah diantaranya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, dan stakeholdert lainnya. ***